Apa Tujuan Anda Berinvestasi

Apa Tujuan Anda Berinvestasi?

Setiap orang atau keluarga memiliki tujuan keuangan masa depan yang memerlukan perencanaan kebijakan investasi yang menguntungkan dan berkesinambungan. Pencapaian tujuan keuangan dalam jangka waktu tertentu baik jangka pendek maupun jangka panjang serta besarnya dana yang dapat Anda sisihkan, terkait dengan besarnya tingkat imbal hasil (return) yang diharapkan. Imbal hasil yang Anda harapkan akan selalu terkait langsung dengan tingkat resiko yang harus ditanggung. Anda juga harus mempertimbangkan toleransi Anda terhadap resiko. Apabila faktor tersebut diabaikan, maka perencanaan serta pelaksanaannya dapat membuat hidup Anda menjadi tidak tenang akibat resiko yang terlalu tinggi.

Dalam belajar investasi, menetapkan jangka waktu untuk mencapai tujuan keuangan yang Anda miliki merupakan faktor penting untuk menentukan jenis investasi yang sesuai. Jenis investasi yang tepat untuk tujuan jangka panjang biasanya kurang sesuai dengan untuk tujuan jangka pendek, demikian juga sebaliknya. Tujuan harus diurutkan berdasarkan prioritasnya. Dengan mengenal profil Anda pribadi sebagai investor, Anda akan lebih mudah menetapkan urutan prioritas diantara beberapa tujuan keuangan Anda. Dengan mempertimbangkan jangka waktu pencapaiannya, Anda perlu mengutamakan perencanaan dan usaha pencapaian tujuan keuangan yang memiliki prioritas tertinggi.

Selain menetapkan jangka waktu pencapaian tujuan keuangan, anda perlu terlebih dahulu mengenal profil investasi Anda. Hal ini merupakan syarat utama dalam menentukan jenis investasi yang menguntungkan dan sesuai untuk Anda. Profil investasi Anda sebagai investor sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : usia, karir, keuangan keluarga, besarnya jumlah investasi dan toleransi terhadap resiko. Setiap orang tentu memiliki profil investasi yang berbeda dan gambaran yang berbeda pula dengan tingkat kenyamanan atau toleransi terhadap resiko yang bisa diterimanya. Pada umumnya profil investasi dibagi menjadi 3 :

  • Konservatif : Orang-orang dengan kebijakan investasi konservatif cenderung memilih produk investasi dengan resiko rendah seperti deposito atau reksadana pedapatan tetap.
  • Moderat : Orang-orang yang menginginkan hasil investasi (return) yang lebih tinggi tapi masih ragu saat mengambil resiko.
  • Agresif : Orang-orang yang memang siap menghadapi kemungkinan berkurangnya nilai pokok investasi.

Apapun profil investasi Anda, seharusnya Anda dapat memahami bahwa resiko tidak dapat dihilangkan sama sekali. Seharusnya Anda mengimbangi resiko ini dengan melakukan diversifikasi produk investasi dan mengukur berapa lama kita perlu berinvestasi.

Berinvestasi ibarat dua sisi mata uang, ada “return” dan juga ada “risk”. Mungkin Anda sering mendengar istilah “high risk, high return”, sebagai ungkapan adanya kesadaran bahwa hasil atau return yang tinggi juga memiliki resiko yang tinggi pula. Namun dengan belajar investasi, memahami jenis-jenis resiko dan melakukan pengelolaan resiko, Anda dapat mengoptimalkan keuntungan investasi sambil menekan resiko serendah-rendahnya.

Dengan tersedianya berbagai alternatif strategi dan kebijakan investasi, sebaiknya Anda secara cermat mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya sebelum mengambil keputusan. Resiko dapat berkurang jika Anda mencintai dan memahami investasi itu sendiri. Maka Anda harus mengerti betul cara kerja investasi yang akan Anda lakukan. Anda harus selalu terus belajar. Jika Anda ingin belajar berinvestasi, Anda tidak bisa hanya membaca dan belajar tentang investasi saja tanpa mencobanya langsung. Anda harus menyiapkan dana yang memang siap untuk diinvestasikan sesuai dengan profil resiko investasi Anda.

Keberhasilan dalam melakukan investasi yang menguntungkan sebenarnya tidak semata-mata dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi, tetapi bagaimana Anda melakukannya pada waktu yang tepat dan bukan karena mengikuti pasar. Kejelian dalam memanfaatkan timing (kapan masuk, kapan keluar) dari suatu investasi, telah membuktikan membuat banyak investor sukses. Kaji dan review-lah portfolio investasi Anda secara rutin. Berdasarkan hasil kajian tersebut akan diketahui apakah tujuan investasi Anda sudah berada di “jalan yang tepat” atau perlu membelokan arah.